Kerja Sama Inggris–Indonesia Diperkuat untuk Tangkal Serangan Siber Global
Indonesia dan Inggris (UK) sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam menghadapi ancaman siber global yang semakin kompleks dan masif. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan strategis antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI dan Departemen Sains, Inovasi, dan Teknologi (DSIT) Inggris.
Pertemuan yang berlangsung di Bletchley Park, Inggris, di sela-sela KTT Keamanan AI (AI Safety Summit), ini dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua negara.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya insiden keamanan siber yang bersifat lintas negara (cross-border), yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan nasional kedua negara.
Dalam diskusi tersebut, kedua negara mengakui bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat melawan ancaman siber sendirian. Ancaman modern seperti ransomware, spionase siber yang didukung negara, dan serangan terhadap infrastruktur kritis memerlukan respons yang terkoordinasi dan kolektif.
Kerja sama yang diperkuat ini dilaporkan akan berfokus pada tiga pilar utama:
-
Berbagi Intelijen Ancaman (Threat Intelligence Sharing): Membangun mekanisme yang lebih cepat dan efektif bagi kedua negara untuk saling berbagi informasi mengenai ancaman baru, taktik peretas, dan kerentanan yang sedang aktif dieksploitasi.
-
Peningkatan Kapasitas (Capacity Building): Inggris, sebagai salah satu negara pemimpin dalam keamanan siber, akan mendukung Indonesia dalam peningkatan kapabilitas teknis dan strategis, termasuk melalui pelatihan bersama dan pengembangan Computer Security Incident Response Team (CSIRT).
-
Latihan Bersama (Joint Exercises): Merencanakan dan melaksanakan latihan simulasi serangan siber bersama untuk menguji kesiapan dan interoperabilitas kedua negara dalam menanggapi insiden berskala besar.
Selain keamanan siber, pertemuan ini juga membahas pentingnya tata kelola Artificial Intelligence (AI) yang aman dan etis, sejalan dengan agenda utama AI Safety Summit. Inggris memandang Indonesia sebagai mitra digital strategis di kawasan ASEAN.
Pejabat dari Komdigi menyatakan bahwa kemitraan ini sangat vital untuk membangun ketahanan siber nasional Indonesia di tengah lanskap digital yang terus berkembang. Penguatan kerja sama ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk melindungi infrastruktur digital dan data masyarakat dari serangan siber global.
